البحث

عبارات مقترحة:

الأكرم

اسمُ (الأكرم) على وزن (أفعل)، مِن الكَرَم، وهو اسمٌ من أسماء الله...

الطيب

كلمة الطيب في اللغة صيغة مبالغة من الطيب الذي هو عكس الخبث، واسم...

العزيز

كلمة (عزيز) في اللغة صيغة مبالغة على وزن (فعيل) وهو من العزّة،...

Ucapan innā lillāhi wa innā ilaihi rāji'ūn
(الاِسْتِرْجَاعُ)


من موسوعة المصطلحات الإسلامية

المعنى الاصطلاحي

Ucapan seseorang saat tertimpa musibah, "innā lillāhi wa innā ilaihi rāji'ūn".

الشرح المختصر

Al-Istirjā' termasuk sunah yang diucapkan seseorang apabila tertimpa suatu musibah, besar atau kecil. Maksud ucapan "innā lillāhi" adalah aku menyatakan dan mengakui bahwa kami, keluarga kami dan harta benda kami adalah hamba sekaligus milik Allah, Dia berhak melakukan apa pun terhadap kami sekehendak-Nya. Dan maksud ucapan " wa innā ilaihi rāji'ūn" adalah aku menyatakan dan mengakui bahwa hanya kepada Allah kami kembali dan dibangkitkan, pertama dengan kematian dan kemudian dibangkitkan dari kubur. Pernyataan ini menumbuhkan di dalam jiwa seseorang akan penyerahan perkara pada Allah -Ta'ālā-, berserah diri pada-Nya dan sabar menghadapi ujian.

التعريف اللغوي المختصر

Al-Istirjā' artinya meminta kembali. Dikatakan, "Istarja'a ḥaqqahu" artinya ia meminta kembali haknya. Di antara makna al-Istirjā' yang lain adalah ucapan "innā lillāhi wa innā ilaihi rāji'ūn".