البحث

عبارات مقترحة:

الرءوف

كلمةُ (الرَّؤُوف) في اللغة صيغةُ مبالغة من (الرأفةِ)، وهي أرَقُّ...

الجبار

الجَبْرُ في اللغة عكسُ الكسرِ، وهو التسويةُ، والإجبار القهر،...

الواحد

كلمة (الواحد) في اللغة لها معنيان، أحدهما: أول العدد، والثاني:...

Hukum Perayaan Maulid Nabi

الأندونيسية - Bahasa Indonesia
المؤلف Muhammad Ahmad Muhammad al ’Ammari ، Mohammad Iqbal Ghozali
القسم مقالات
النوع نصي
اللغة الأندونيسية - Bahasa Indonesia
المفردات الموالد البدعية - مناسبات دورية
Kaum muslimin berbeda pendapat tentang hukum merayakan maulid nabi mereka saw. Di antara mereka ada yang membolehkannya dengan alasan bahwa Allah swt mensyari’atkan dan menyuruhnya. Di antara mereka ada yang mengharamkannya dengan alasan bahwa Allah swt tidak pernah mensyari’atkan dan tidak menyuruh dengannya. Dan Allah swt menyuruh kaum muslimin bila berbeda pendapat dalam satu masalah agar bertahkim kepada al-Qur`an dan sunnah rasul-Nya saw. Dan brosur ini membicarakan masalah ini setelah pengarang merujuk kepada al-Qur`an dan sunnah Rasul-Nya saw.